oleh

Cetak Generasi Sholeh Sholehah SMAN 1 Wonosari Hadirkan Kyai Kondang

Religi-kilasnusantara.com, Gunungkidul. Pentingnya pendidikan remaja dalam bab ilmu agama membuat Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wonosari tergerak menghadirkan tokoh agama untuk mengisi kajian bagi siswa-siswi di sekolahnya.

Kajian ini di selenggarakan pada Senin kemaren (25/4) pukul 09.00 hingga pukul 10.30 dengan materi
‘Tujuh Pelajaran Akidah Dari Ayat Puasa’
Sebagai pematerinya adalah Kyai asal Ambon yang sudah menetap di Gunungkidul tepatnya sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Darush Sholihin di Dusun Warak Girisekar Kepanewon Panggang, yaitu Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal.

“Ini adalah kali kedua kajian setelah sebelumnya vakum selama dua tahun” ungkap Pak Taufik selaku Kepala Sekolah dalam sambutannya yang kemudian menjelaskan bahwa kajian ini sudah di mulai sejak tahun 2017 lalu dan rencananya akan berlanjut rutin bakda Ramadhan.

Suksesnya Kepala Sekolah dalam menggelar kajian ini tidak lain karena pihaknya menerapkan kedisiplinan pada siswa seluruhnya, dengan cara
semua murid wajib hadir dalam kajian tanpa terkecuali dan bahkan tidak di perkenankan absen.
Pihak sekolah tak hanya mewajibkan seluruh siswa mengikuti kajian, namun juga harus mencatat materi yang di sampaikan.

 

Kajian Ustdz M. Abduh Tuasikal S.T., M.Sc. di SMAN 1 Wonosari (religi-kilasnusantara.com)

Tak hanya siswa siswi sekolah yang betah duduk mengikuti kajian, para guru pun tertarik ikut hadir bahkan rebutan bertanya dengan murid-muridnya.

Semangat mereka ditandai dengan banyaknya pertanyaan secara langsung saat sesi tanya jawab, bahkan beberapa pertanyaan tak sempat dijawab karena keterbatasan waktu.

Hasil positif yang di dapat dari kajian di SMA 1 Wonosari ini di samping bisa membentuk karakter siswa yang bisa di bilang tidak sama seperti anak SMA lainnya, juga menanamkan kedisiplinan dan cinta ilmu, hingga beberapa masalah di sekolah bisa teratasi semisal kenakalan remaja dll.

Dalam hal ini Pak Kyai memberikan catatan ‘kunci sukses penyelenggaraan kajian di sekolah’ adalah karena adanya dukungan yang kompak dari berbagai unsur di sekolah di antaranya,
‘Dukungan Kepala Sekolah, dukungan guru agama, dukungan guru-guru lainnya dan yang terakhir adanya dukungan pihak ROHIS’.

“Tentu semuanya terlebih dahulu adalah karena taufik dari Allah” pungkas Pak Kyai mengakhiri kajianya.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *