KilasNusantara.com, Yogyakarta // Mulai 1 Januari 2026, bus listrik Trans Jogja resmi berbayar setelah setahun uji coba gratis.
Kepala Bidang Angkutan pada Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Wulan Sapto Nugroho mengatakan, setelah bus listrik selesai uji coba, tarif yang dikenakan sebesar Rp 2.700 per perjalanan.
“Sama (tarif) seperti Trans Jogja, yakni sebesar Rp 2.700 per perjalanan,” katanya, Jumat (2/1/2026).
Berikut tarif Trans Jogja terbaru:
– Reguler: Rp 2.700 per perjalanan (sama dengan Trans Jogja konvensional).
Khusus:
– Lansia dan difabel: Rp 2.000 (dengan kartu khusus).
– Pelajar: Rp 500 (dengan kartu khusus pelajar).
– Pembayaran: Hanya non-tunai (kartu elektronik, GOPAY, LinkAja, atau scan QRIS).
Rute dan Jam Operasional Trans Jogja
– Rute tetap: Terminal Jombor – Jl. Magelang – Simpang Empat Pingit – Tugu Jogja – Jl. Mangkubumi – Kleringan – Jl. Abu Bakar Ali – Malioboro – Jl. KH Ahmad Dahlan – Jl. Bhayangkara – Jl. Laksda Adisucipto – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Magelang – Terminal Jombor.
– Jam operasional: 05.30 – 20.30 WIB. Bus akan berhenti di halte terdekat jika melebihi jam layanan.
Fasilitas:
– Kapasitas 40 penumpang (20 kursi + ruang berdiri).
– Dilengkapi AC hemat energi, CCTV, dan akses ramah disabilitas (lantai rendah).
– Kecepatan maksimal 60 km/jam.
Program ini bagian dari upaya Pemda DIY menekan emisi karbon (sektor transportasi menyumbang 45% emisi di Jogja) dan meningkatkan transportasi publik ramah lingkungan. Selama uji coba 2025, bus listrik rata-rata melayani 1.200 penumpang/hari, dengan puncak 1.800 orang di akhir pekan.
Red/ kn






